Sunday, January 15, 2017

Bebek Purnama, Warung Bebek sejuta cabang.

Kalau ngomongin soal bebek goreng, Kota Surabaya emang juaranya, gak bisa dipungkiri memang seperti itu adanya. Warung bebek bertebaran seantero kota, bahkan di gang-gang ada juga yang menjajakan bebek goreng pake gerobak. Sebegitu sukanya orang Surabaya ama bebek, bahkan orang luar Surabaya biasanya hunting bebek goreng ya kesini, Kota Surabaya.

Nah, warung bebek satu ini punya andil besar di dunia per-bebek-an Surabaya, karena apa? ya itu tadi sesuai judul, warung bebek sejuta cabang. Wah kaya ya si empunya bebek kalau punya sejuta cabang? we talk it later. Bebek Purnama, yes! ini namanya, salah satu perintis (mungkin ya) warung bebek goreng di Surabaya. Warung ini memiliki nama sesuai dengan nama tempat dia berjualan,


Bioskop Purnama, bioskop yang udah gak beroperasi lagi ini bertempat di jl Dinoyo, Surabaya. Disinilah awal mula bebek purnama berdiri, karena penamaan Bebek Purnama sendiri biar memudahkan orang ingat tempatnya. (bingung kesininya? ada maps kok ☺ ), lokasinya dulu pas di seberang jalan depan bioskop ini, tapi sekarang udah balik ke halaman bioskop purnama (kena penataan trotoar soalnya).


tulisannya TIDAK BUKA CABANG, tapi cabangnya kok sejuta? ini nih sing nggarai wong bingung, bikin orang bingung. 
Menurut beberapa literatur (halah!), si empunya bebek purnama dulu emang gak pernah buka cabang, mungkin karena memang laris jadinya banyak orang yang ikut2an buka warung bebek goreng dengan embel-embel "cabang purnama", karena beberapa pedagang "cabang purnama" ini percaya kalau spanduk kuning, tulisan merah dan hitam ini sebagai azimat jualan yang bikin jualannya laris manis.
Ada versi lainnya juga, warung bebek purnama tutup barengan dengan tutupnya bioskop purnama itu, walhasil ini disangka beberapa orang yang berhubungan dengan bebek purnama asli buka warung bebek purnama lagi. inget ya, bebek cabang purnama ini gak hanya ada di surabaya saja, di sekitar Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, bahkan jakarta wes mana jah pasti ada seluruh indonesia. Mana versi aslinya, aku sendiri juga masih bingung, biar gak bingung, mending langsung makan ajah.


Simple yet tasty, bagaimana nggak, di meja servingnya ya gini ajah, baskom ungu itu ayam, yang di baki putih itu baru bebek, di baskom pink itu serundeng. Yup serundeng inilah yang jadi ciri khas dari si bebek purnama, serundeng ini punya rasa yang sama, karena digoreng dengan minyak yang sama dan juga dengan bumbu yang sama ama bebek dan ayamnya. 


Ya inilah sepiring nasi bebek yang legendaris itu, lengkap dengan nasi, sambel, serundeng, bebek, dan lalapan. enaknya di sini, sambel tersedia dalam mangkuk sambel di tiap meja, ditumplek pun gak papa kayaknya, sambelnya khas sih tapi banyak minyaknya, bebeknya enak, empuk, panas langsung dari penggorengan, meski kecil (buatku) tapi lumayan. kalau masih kurang tinggal nambah, ada juga ayam gorengnya, atau jerohannya (apa aku bilang, sepiring gak cukup), bisa dibungkus kok



Harganya juga gak mahal2 banget, seukuran bebek lainnya se-Surabaya, eh iya, ada juga nih yang katanya masih sodaraan ama si empunya bebek purnama, kalau satu ini warungnya ada di daerah barata jaya, inget, rata2 warung bebek purnama buka sore ya, di warung ini masih manusiawi, soalnya udah netap (rata2 masih berupa tenda bongpas pinggir jalan, termasuk di Jl Dinoyo) aku akuin, disini juga rame, apalagi kepala bebek, most wanted, baru buka ajah kadang dibilang udah sold out, duh! nih penampakannya. 



metode jualannya, sama wes, udah pakem, ada SOPnya mungkin meski gak bener2 cabangnya, ayo wes hitung2an, kira2 berapa jumlah pasti warung bebek purnama di seluruh indonesia?




Bebek Goreng Purnama

Depan Bioskop Purnama
Jl Dinoyo, Surabaya

dan 999.999 cabang lainnya seluruh indonesia

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...